Posts Tagged ‘ Romo Widyo ’

Pastor Widyo: Diperlukan Keteladanan

Jan 2nd, 2006 | By | Category: YD Widyasuhardjo OSC

Banyak orang yang mengatakan, bahwa Pastor Widyo adalah orang yang sangat menikmati panggilan imamatnya. Di lain pihak, dia juga dikenal sebagai orang yang dekat dengan para frater serta para pastor muda OSC. Tampaknya Pastor Widyo memang begitu bahagia dengan panggilan imamat dan kebiarawanannya, dan ingin agar kebahagiaan itu juga dinikmati oleh orang lain. Berikut adalah [...]



Pastor Widyo di Mata Keluarga

Jan 2nd, 2006 | By | Category: YD Widyasuhardjo OSC

Pak Wito: Dia Mengangkat Martabat Orangtua Waktu kecil dia diberi nama Djino karena dia anak nomor siji (satu), lahirnya tanggal siji bulan siji, tahun seket siji (limapuluh satu). Begitulah cara orang jawa mengingat-ingat kelahiran anaknya. Jadi dia diberi nama Djino supaya mudah diingat. Djino itu maksudnya siji ono (satu ada). Kalau menurut saya Djino itu [...]



Pastor Widyo di Mata Rekan Sekomunitas

Jan 2nd, 2006 | By | Category: YD Widyasuhardjo OSC

Pastor Widyo memulai karyanya di St. Monika sebagai pastor pembantu, karena Pastor Katmo masih bertugas di paroki ini sebagai pastor kepala paroki. Tetapi sebagai OSC, dia dipilih sebagai rektor rumah yang waktu itu beranggotakan empat orang, termasuk Pastor Donatus Manalu dan Pastor Andreas Dedi. Kini Pastor Widyo menjadi pastor paroki, dan Pastor Donatus serta Pastor [...]



Pastor Widyo di Mata Umat

Jan 2nd, 2006 | By | Category: YD Widyasuhardjo OSC

Lebih dari satu tahun sudah Pastor Widyo bertugas di Paroki St. Monika, tetapi cukup banyak umat yang menolak ketika diajak “ngerumpi” tentang beliau. Alasan yang paling banyak disampaikan adalah, “Saya belum kenal baik kecuali melalui kotbahnya… atau melalui tulisannya di Komunika.” Mereka, umumnya, merasa belum bergaul cukup akrap dengan Pastor Widyo. Bahkan seorang anggota dewan [...]



Epilog

Jan 2nd, 2006 | By | Category: YD Widyasuhardjo OSC

Anda tahu siapa itu Antasena? Tahu siapa itu Wisanggeni? Keduanya adalah kesatria putera Pandawa. Yang pertama adalah putera Bima, yang kedua adalah putera Arjuna. Ada kesamaan pokok antara keduanya, yakni sama-sama blak-blakan, jujur, apa adanya, spontan, sekaligus berani melawan junjungan mereka kalau mereka yakin bahwa junjungan mereka memang salah. Mereka berdua adalah kesatria yang selalu [...]